Home / Olahraga M88 / 10 Pemain Bintang yang Bersinar Berkat Polesan Ranieri

10 Pemain Bintang yang Bersinar Berkat Polesan Ranieri

​Jamie Vardy dan Riyad Mahrez bukan pemain terkenal m88 pada awal musim 2015/16. Namun, berkat polesan Claudio Ranieri kedua pemain itu menjadi bintang bersama Leicester City. Bahkan, Vardy berpeluang untuk dipanggil memperkuat Tim Nasional Inggris untuk Euro 2016.

Mahrez dan Vardy merupakan segelintir pemain hasil dari polesan Ranieri. Berikut ini 10 pemain bintang yang bersinar berkat polesan pelatih asal Italia itu.

10. Geoffrey Kondogbia

MILAN, ITALY - JANUARY 10:  Geoffrey Kondogbia of FC Internazionale Milano in action during the Serie A match between FC Internazionale Milano and US Sassuolo Calcio at Stadio Giuseppe Meazza on January 10, 2016 in Milan, Italy.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
​Geoffrey Kondogbia salah satu contoh pemain yang m88 berhasil bersinar berkat polesan Claudio Ranieri. Monaco memang membeli pemain asal Prancis itu dengan harga 20 juta euro. Namun, bakatnya mulai tercium setelah Ranieri melatih tim tersebut.

Permainannya semakin berkembang bersama Ranieri. Sampai akhirnya, Inter Milan tertarik untuk meminang Kondogbia.

9. Danny Drinkwater

56f18b0e7f4525f966000008

​Danny Drinkwater sudah memperkuat Leicester m88 City sejak musim 2012. Namun, permainan mantan pemain Manchester United tersebut dianggap biasa-biasa saja pada saat itu.

Permainan gelandang asal Inggris itu mulai berkembang setelah Claudio Ranieri membesut Leicester City. Drinkwater menjadi salah satu pemain kunci di Leicester dan sekarang mendapatkan kesempatan bermain untuk Tim Nasional Inggris.

8. William Gallas

A-League Rd 25 - Perth v Newcastle

​Wiilliam Gallas merupakan salah satu pemain berpengalaman m88 di Premier League. Pria asal Prancis itu pernah memperkuat Chelsea, Arsenal dan Tottenham Hotspur.

Namun, Claudio Ranieri merupakan pelatih pertama yang membawanya datang ke Stamford Bridge. Arsitek asal Italia tersebut merekrutnya dari klub Prancis, Marseille.

7. Jeremy Menez

AS Roma's  french midfielder Jeremy Menez controls the ball against Bayern Munich during their group E Champion's League football match on November 23, 2010 at the Olympic Stadium in Rome. AS Roma defeated Bayern Munich 3-2. AFP PHOTO / Filippo MONTEFORTE (Photo credit should read FILIPPO MONTEFORTE/AFP/Getty Images)
​Jeremy Menez memang bukan pemain berpengalaman ketika pertama kali tiba di AS Roma. Namun, Claudio Ranieri kembali membuktikan bahwa dirinya merupakan m88 pelatih jempolan. Terbukti, permainan Menez semakin berkembang ketika dipolesnya

Pemain asal Prancis itu pun mulai menjadi bintang di Roma pada musim 2010/2011. Saat ini, dia memperkuat AC Milan.

6. Francesco Toldo

UEFA Champions League Trophy Handover

​Francesco Toldo merupakan kiper legendaris yang dimiliki Italia. Dia pertama kali diperkenalkan oleh Claudio Ranieri saat masih melatih Fiorentina di awal 1990-an.

Toldo selalu menjadi pilihan utama Ranieri untuk mengawal m88 Fiorentina. Di tim nasional pun, Toldo bersinar karena ia adalah kiper utama Italia di Euro 2000 saat mereka menjadi runner up.

5. Layvin Kurzawa

FBL-FRA-LIGUE1-NICE-MONACO

​Layvin Kurzawa merupakan pemain bintang yang bersinar ketika dipoles Claudio Ranieri. Saat itu, Ranieri masih melatih Monaco dan Kurzawa masih menjadi pemain tim asal Prancis tersebut.

Pada musim 2013/2014, Ranieri memberikan kesempatan m88 kepada Kurzawa untuk memperkuat tim utama Monaco. Sejak saat itu, Kurzawa menjadi pemain bintang meski Ranieri tidak melatih tim itu.

4. N’Golo Kante

Leicester City v A.F.C. Bournemouth - Premier League

​N;Golo Kante merupakan salah satu pembelian terbaik yang pernah dilakukan Claudio Ranieri pada musim ini. Dia menjadi salah satu pemain kunci di Leicester City.

Padahal sebelumnya, tidak ada yang mengenal namanya. Namun, m88 berkat polesan Ranieri, permainan Kante semakin berkembang dan dipanggil memperkuat Tim Nasional Prancis.

3. Gaizka Mendieta

24 May 2000:  Gaizka Mendieta of Valencia in action during the European Champions League Final 2000 against Real Madrid at the Stade de France, Saint-Denis, France. Real Madrid won 3-0.  Mandatory Credit: Shaun Botterill /Allsport
​Sejak kedatangan Claudio Ranieri di Valencia, playmaker legenda asal Spanyol tersebut telah membuktikan kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar. Kerjasama Ranieri dan Mandieta, mereka berhasil membawa Valencia menjuarai Copa del Rey musim 1998/99.

Setelah itu, Mandieta memutuskan untuk meninggalkan m88 Valencia dan melanjutkan karier ke Italia dengan menerima pinangan Lazio. Saat itu, Mandieta dibeli dengan banderol sebesar 48 juta euro.

2. John Terry

KUALA LUMPUR - JULY 27:  Chelsea captain John Terry and manager Claudio Ranieri celebrate victory by lifting the trophy after the F.A. Premier League Asia Cup Final match between Newcastle United and Chelsea held on July 27, 2003 at the Bukit Jalil Stadium, in Kuala Lumpur, Malaysia. The match ended in a 0-0 draw, with Chelsea winning the match and tournament 5-4 on penalties. (Photo by Ben Radford/Getty Images)
​Mungkin banyak fans Chelsea yang tidak ingat. Tapi, nama John Terry mulai bersinar ketika The Blues dilatih Claudio Ranieri. Pada musim 2000/2001, Ranieri merupakan manajer pertama yang memberikan kesempatan kepada Terry memperkuat tim asal m88 London tersebut.

Sejak saat itu, Terry menjadi pemain andalan The Blues hingga menjadi legenda tim tersebut sampai sekarang.

1. Gianfranco Zola

Chelsea manager Claudio Ranieri consoles Gianfranco Zola after being substituted,

Gianfranco Zola merupakan salah satu pemain bintang yang terlahir berkat polesan Claudio Ranieri. Mereka sudah bekerjasama sejak masih di Napoli pada 1991 dan membantunya m88 dipanggil memperkuat Tim Nasional Italia pertama kalinya.

Ranieri kemudian bereuni kembali dengan gelandang lincah tersebut ketika sama-sama membela Chelsea.