Home / Olahraga M88 / 11 Pemain yang Ditunggu di Copa America 2016

11 Pemain yang Ditunggu di Copa America 2016

Euro 2016 yang berlangsung di Prancis, m88 dan Olimpiade yang juga berlangsung tahun ini di Rio de Janeiro, Brasil bukan satu-satunya event besar yang terjadi pada 2016. Ada juga ajang Centennial Copa America yang berlangsung di Amerika Serikat.

Copa America 2016 berlangsung pada 3-26 Juni 2016 di 10 kota yang berbeda dan melibatkan 16 tim, dengan rincian 10 tim dari Amerika Selatan yang mewakiliki Conmebol (federasi sepak bola Amerika Selatan), m88 dan enam tim yang mewakili Concacaf atau federasi sepakbola Amerika Utara, Selatan, dan Karibean.

FBL-WC-2018-ARG-BOL

Ke-16 tim itu yakni Argentina, m88 Bolivia, Brasil, Chili (juara bertahan Copa America 2015), Kolombia, Ekuador, Paraguay, Peru, Uruguay, Venezuela, Amerika Serikat, Meksiko, Kosta Rika, Jamaika, Haiti, dan Panama.

Sudah tentu fans menanti ajang tersebut seperti halnya Euro dan Olimpiade 2016, terutamanya menanti pemain-pemain beraksi. Dari total 16 tim tersebut, tentu ada pemain yang telah ditunggu penikmat sepak bola.

Pemain yang telah dikenal di level klub, dan dinanti kiprahnya bersama negara masing-masing, m88 siapa saja mereka?

11. Lionel Messi

Dua kali mencapai final di Piala Dunia 2014 dan Copa America 2015, Messi urung mempersembahkan trofi bagi Argentina dan menyandang status suksesor Diego Maradona, yang sukses di level klub dan juga negara.

Tentu aksi La Pulga akan dinanti di m88 Copa America 2016. Sorotan akan mengarah kepada pemenang lima kali Ballon d’Or untuk mempersembahkan trofi kepada Tim Tango, dan membuktikan bahwa Messi tak hanya sukses di Barcelona

10. Alexis Sanchez

Sanchez aktor utama Chili meraih titel Copa America 2015 di depan pendukungnya sendiri, m88 dan mengalahkan Argentina di final. Winger Arsenal merupakan pemain yang lincah, dan bisa ditempatkan di berbagai posisi di lini depan.

Chili tak lagi dilatih Jorge Sampaoli, namun Sanchez tetap diandalkan di depan untuk membimbing bomber muda lainnya seperti Angelo Henriquez, m88 Nicolas Castillo, dan Jeisson Vargas. Apalagi Sanchez telah membukukan 31 gol dari 93 laga bersama La Roja.

9. Neymar

Kerjasamanya mematikan bersama Messi dan Luis Suarez di Barcelona, namun ketika dipisahkan di negaranya masing-masing, efek tersebut langsung menghilang. Neymar masih kesulitan menularkan performa yang sama di Brasil besutan Carlos Dunga, m88 hingga dinanti di Copa America 2016.

Eks pemain Santos akan coba memimpin timnya berprestasi di Amerika Serikat, dan membuktikan kualitasnya tak hanya teruji di level klub.

8. James Rodriguez

Gol terbaik Piala Dunia 2014 akan terus dikenang, gol yang diciptakan James saat membobol gawang Uruguay. Setelahnya ia kesulitan menunjukkan permainan yang sama untuk Timnas Kolombia, m88 dan jarang bermain reguler di Real Madrid.

Namun James tetap pemain yang diharapkan publik Kolombia untuk membawa negaranya sukses di Copa America 2016. Kapten berusia 24 tahun merupakan salah satu pemain yang ditunggu penampilannya di Amerika Serikat.

7. Arturo Vidal

Prestasi Chili di Copa America 2015 bukan hanya m88 karena penampilan Sanchez semata, namun juga berkat penampilan pemain lainnya seperti Claudio Bravo, Gary Medel, Matias Fernandez, dan Arturo Vidal.

Khusus untuk Vidal. Ia motor lini tengah Chili yang tengah bermain apik bersama Bayern Munchen, hingga determinasinya menjelajah lini tengah akan dinanti di ajang Copa America 2016.

6. Wes Morgan

Wes Morgan merupakan kapten klub yang tengah menjadi fenomena di Premier League, m88 Leicester City, dan di ambang meraih mimpi meraih titel Premier League. Entah di akhir musim nanti mereka memenanginya atau tidak, Leicester tetap akan jadi cerita yang masuk sejarah sepak bola Inggris.

Sebelumnya tak banyak yang mengenal pemain Leicester, dan kini orang sudah mulai mengenal pemainnya seperti N’Golo Kante, Riyad Mahrez, m88 Jamie Vardy, dan Morgan. Nama terakhir berasal dari Jamaika, dan akan terlibat di Copa America 2016.

Publik jelas menanti kiprah bek berusia 32 tahun itu dalam menularkan pengalamannya di Premier League, ke rekan setimnya di Timnas Jamaika.

5. Luis Suarez

Tak ada yang lebih seru selain melihat potensi bertemunya Neymar di Brasil, Messi di Argentina, dan Suarez di Uruguay pada ajang Copa America 2016. Khususnya Suarez, yang telah beraksi kembali, m88 selepas menjalani larangan bermain akibat mengigit Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014.

El Pistolero akan membuktikan kualitas yang tak kalah hebatnya saat membantu Uruguay, sama halnya seperti membantu Barcelona meraih treble.

4. Javier Hernandez

Eks penyerang yang didepak oleh Manchester United, Javier “Chicharito” Hernandez, bak menemukan kepercayaan dirinya lagi di Bayer Leverkusen. Ia top skor m88 tim dan berada di jajaran atas top skor Bundesliga.

Timnas Meksiko besutan Juan Carlos Osorio pun tak ragu memanggilnya kembali, bersama Raul Jimenez dan Eduardo Herrera. Hernandez telah bermain sebanyak 80 kali untuk Meksiko, dan mengemas total 43 gol.

3. Edinson Cavani

Duet bomber Suarez dan juga Edinson Cavani akan sangat diharapkan Oscar Tabarez, m88 untuk membantu Uruguay berprestasi di Copa America 2016. Apalagi La Celeste telah memenanginya 15 kali ajang tersebut.

Cavani tentu juga penasaran ingin memberikan performa terbaiknya untuk negara, setelah musim ini jarang bermain di Paris Saint-Germain, karena keberadaan Zlatan Ibrahimovic di posisi penyerang sentral.

2. Clint Dempsey

Pemain idola publik Amerika Serikat yang akan m88 sangat dinanti kiprahnya di Copa America 2016. Eks pemain Fulham sudah berusia 33 tahun, namun pengalamannya masih sangat dibutuhkan Jurgen Klinsmann.

Dempsey menjadi role model Amerika Serikat karena karakter atau tipikal bermainnya, mewakili warga negara Amerika yang pantang menyerah. Dempsey rajin merebut bola dari kaki lawan, m88 menjemput bola, dan tajam dalam mencetak gol. Bersama Michael Bradley, ia akan jadi tumpuan Negeri Paman Sam.

1. Keylor Navas

Kiper yang banyak dipandang sebelah mata kala bergabung dengan Real Madrid awal musim lalu, dan dijadikan alat barter Madrid pada bursa transfer musim panas ini untuk David de Gea. Namun transfernya urung terjadi dan Navas tetap m88 di Madrid.

Ia pun berlatih keras, rendah hati, dan membuktikan pantas mengisi posisi nomor satu di bawah mistar gawang Madrid menggantikan Iker Casillas. Penampilan dan konsistensi bermain Navas akan dinanti m88 di Copa America 2016 bersama Timnas Kosta Rika.