Home / Olahraga M88 / 3 Alasan di Luar Sepakbola Mengapa Rivalitas Barcelona-Madrid yang Terbesar di Dunia

3 Alasan di Luar Sepakbola Mengapa Rivalitas Barcelona-Madrid yang Terbesar di Dunia

Jeda internasional di tengah bergulirnya kompetisi sepak bola Eropa akan segera berakhir, dan di La Liga, Spanyol akhir pekan ini. Akan berlangsung laga sengit penuh m88 rivalitas antara Barcelona dengan Real Madrid di Camp Nou, pada Minggu, (3/4) dini hari WIB.

Laga bertajuk El Clasico itu terjadi di pekan 31 La Liga, dan menjadi momen bagi kedua tim. Bagi Madrid, laga itu akan jadi momen revans setelah dipermalukan 0-4 di Santiago Bernabeu awal musim ini. Sementara bagi Barcelona, merupakan momen menunjukkan superioritas mereka, m88 sekaligus memperjauh jarak dengan rival di klasemen La Liga.

Pertandingan El Clasico dalam berbagai ajang tetap akan jadi laga sengit dan terpanas dunia, meski itu berlangsung di laga persahabatan. Panasnya pertandingan dan pertemuan kedua tim itu bukan baru terjadi akhir-akhir ini, melainkan m88 sejarah kelam pertikaian Madrid dan Barcelona di masa lalu.

Sejarah mengapa rivalitas kedua tim sangat sengit sejak dahulu kala dibagi menjadi beberapa unsur, yakni politik, kekuasaan, dan tradisi. Ketiga hal itu landasan mengapa ‘kebencian’ kedua klub jadi yang terbesar di dunia, terutamanya kala kedua fans m88 bentrok.

Dan berikut ulasan lengkap dari ketiga unsur di luar sepak bola, mengapa El Clasico jadi rivalitas terbesar dunia:

3. Politik

FC Barcelona v FC BATE Borisov - UEFA Champions League

Pertarungan Barcelona dengan Madrid bukan hanya laga sepak bola semata, m88 karena politik juga terlibat sebagai psywar kedua tim. Madrid merupakan ibu kota Spanyol yang mewakili Negeri Matador sepenuhnya, sedangkan Barcelona berada di kawasan Catalonia.

Dan Catalonia beserta sebagian besar penduduknya sudah berulangkali melontarkan keinginan untuk merdeka dari Spanyol. Keinginan untuk merdeka m88 muncul dari opresi yang dilakukan Spanyol sejak dahulu kala diktator, Jendral Francisco Franco melakukan kudeta, memimpin Spanyol dan pro ke Madrid, serta menyudutkan Catalonia.

Singkat kata Madrid mewakiliki Spanyol dan Barcelona mewakili Catalonia. Klimaks dari pertikaian politik dan keinginan Catalonia untuk merdeka terjadi pada Juli 2010, ketika Mahkamah Konstitusi di Madrid mempertegas statuta autonomi 2006, bahwa tak ada peraturan dasar legal untuk mengakui Catalonia sebagai m88 kawasan di Spanyol.

Hingga saat ini politik masih dibawa jelang laga El Clasico, dengan keinginan kuat Catalonia untuk membentuk pemerintahannya sendiri untuk keluar dari Spanyol. Dan Madrid mewakili Spanyol, dengan logo raja di emblem klub, yang mempertegas m88 bahwa mereka adalah penguasa Spanyol.

Politik Madrid dan Catalonia memengaruhi tensi El Clasico yang dipanaskan oleh media, terus terjadi hingga saat ini. Belum lagi fans fanatik kedua tim sama-sama menyertakan unsur politik dalam bentuk dukungannya m88 kepada tim masing-masing.

Suporter Barcelona akan sangat bangga mengibarkan bendera Catalonia di Camp Nou, bukan bendera Spanyol, dan fans Madrid pernah m88 menyebut mereka dengan sebutan separatis atau kaum pemberontak.

Lebih lanjut, rivalitas sengit Barcelona dan Madrid sudah terjadi di masa lalu kala Franco berkuasa. Dengan kekuasaannya, ia ‘menanamkan’ dendam di warga Catalonia, yang terbawa hingga saat ini kepada Madrid m88 dan juga Spanyol

Salah satu contoh lainnya dari politik itu ada pada transfer kontroversi legenda Madrid, Alfredo di Stefano. Ia nyaris bergabung dengan Barcelona, namun Spanyol rezim Franco tiba-tiba mengeluarkan peraturan yang melarang pembelian pemain asing, m88 menyebabkan dilema kepada Di Stefano.

Pada akhirnya Di Stefano bergabung dengan Madrid dan khawatir bermain di Barcelona yang disudutkan oleh Franco.

2. Kekuasaan

FBL-ESP-LIGA-REALMADRID-BARCELONA-CLASICO

Pada 1939 di akhir perang saudara Spanyol, Franco sukses melakukan kudeta terhadap demokrasi Republik Spanyol kedua.

Franco menguasai Spanyol dan melakukan tindakan radikal ketika menangkap serta mengeksekusi m88 Presiden Barcelona, Josep Sunyol, yang juga bagian dari Republican Left of Catalonia dan Deputy kepada The Cortes. Sunyol dieksekusi tanpa diberikan masa uji coba agar ia dapat membela diri.

Itu baru satu tindakan Franco yang memandang inferior Catalonia beserta Barcelona. Dengan kekuasaannya, Franco juga menjadikan Madrid sebagai m88 ‘alat’ untuk menghancurkan Catalonia.

Ia juga meneruskan aturan lama yang diterapkan selama perang saudara Spanyol, bahwa Catalonia tak boleh mengibarkan bendera Catalonia dan menggunakan bahasa Catalan. Lagi, dengan kekuasaannya, m88 Franco ‘memaksa’ Barcelona kalah 1-11 di semifinal leg kedua Copa del Rey 1945.

Franco dahulu mengubah nama Copa del Rey dengan Copa del Generalisimo, dan kala itu Barcelona sudah mengantongi kemenangan 3-0 dari leg pertama kontra Madrid. Franco dan rezimnya menguasai wasit yang berat sebelah m88 memihak Madrid.

Direktur Keamanan Negara Franco, masuk ke dalam ruang ganti pemain Barcelona dan mengintimidasi pemain dengan ucapan sebagai berikut.

“Jangan lupa bahwa beberapa di antara Anda hanya bisa bermain karena kemurahan hati rezim, m88 yang telah memaafkan Anda karena kekurangan jiwa patriot pada diri Anda.”

Franco benar-benar memanfaatkan kekuasaannya untuk menekan Catalonia, dan hal itu menanamkan benih-benih kebencian yang turun temurun di warga Catalonia, hingga saat ini dan menambah bumbu laga El Clasico.

1. Tradisi dan Filosofi

Real Madrid CF v FC Barcelona - La Liga

Barcelona memiliki bahasa m88 dan bendera mereka sendiri yang melambangkan Catalonia. Mereka tidak takut terus mempertahankan hal tersebut hingga saat ini, meski itu juga berarti memaksa orang non-Catalonia yang tinggal di Catalonia, untuk dapat berbicara Catalan.

Kata beken mes que un club atau yang artinya bukan sekedar klub, juga menjadi penanda sejarah kelam Barcelona dengan Madrid sejak dahulu. Yang mana mengartikan bahwa Barcelona bukan sekedar klub sepak bola, m88 namun juga mewakili Catalonia sepenuhnya dengan tradisi yang mereka miliki.

Tradisi Catalonia melalui representasi Barcelona terlihat dari filosofi yang kontras dengan Madrid yang mewakili Spanyol. Selain memperkenalkan budaya,  m88 simbol, dan bahasa Catalan sebagai senjata referendum Catalonia untuk merdeka dari Spanyol.

Barcelona memiliki filosofi yang menjadi identitas, dengan mendidik pemain muda, mengembangkannya menjadi pemain kelas dunia. Hal itu terjadi saat Johan Cruyff menerapkannya di era 1960-an, banyak memainkan m88 pemain muda di dalam tim muda Barcelona.

Klub Catalonia itu merepresentasikan kerendahan warga Catalonia yang tidak memanfaatkan kekuatan uang atau finansial, untuk ‘membeli’ kesuksesan. Hal itu terjadi sebaliknya di Madrid, yang merepresentasikan kekuatan, dominasi, m88 kekayaan yang dahulu dibanggakan Franco.

Madrid membawa kesuksesan dan kebangaan bagi warga Spanyol dengan raihan 10 trofi Champions League atau la decima. Filosofi mereka juga merepresentasikan kekayaan Spanyol, karena membeli m88 kesuksesan dengan memboyong bintang-bintang dunia ke Madrid. Hal ini memunculkan julukan Los Galacticos.

Tak pelak dua tradisi dan filosofi yang bersebrangan itu kian memanaskan El Clasico yang terjadi tiap musimnya, baik di Santiago Bernabeu m88 atau Barcelona. Dua klub yang merepresentasikan kemewahan dan kerendahan hati.