Home / Olahraga M88 / Analisis: Mengapa Giroud Adalah Pilihan Terbaik Bagi Arsenal Musim Depan?

Analisis: Mengapa Giroud Adalah Pilihan Terbaik Bagi Arsenal Musim Depan?

Kendati mengalami turbulensi performa bersama Arsenal musim 2015/16 lalu, striker Prancis, Olivier Giroud, justru mampu bersinar kala membela negaranya dalam pentas Euro 2016. Giroud tidak pernah absen dalam kompetisi dan telah menorehakn tiga gol serta dua assist sekaligus membawa Prancis melaju ke semifinal.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, hampir pasti kembali mempercayakan posisi ujung tombak Les Bleus kepada Giroud kala timnya berhadapan dengan Jerman di laga semifinal Kamis (7/7) WIB.

Aksinys kala membawa Prancis menang 5-2 atas Islandia m88 mengundang decak kagum banyak pihak. Giroud sukses menuntaskan tugasnya dengan mencetak dua gol dan satu assist. Lebih hebatnya, hal tersebut dicapai dengan hanya melepaskan dua tembakan saja.

​​Namun jika ditilik kebelakang, tidak ada yang mengira Giroud dapat menjadi ujung tombak yang efisien bagi Prancis. Terutama jika melihat penampilannya yang tidak konsisten bersama Arsenal.

Musim 2015/16 lalu, Giroud sempat kehilangan sentuhannya kala dirinya tidak mampu mencetak gol selama 15 laga beruntun di Premier League, dan harus merelakan posisinya sebagai starter diakuisisi oleh Dany Wellbeck di awal tahun 2016.

process

Namun, kala berseragam timnas, Giroud nampak sangat berbeda. Dibawa sebagai pengganti dari Karim Benzema, pemain 29 tahun tersebut justru mampu tampil prima bagi negaranya. Performa yang sangat bertolak belakang dengan aksinya di level klub. Selama Euro 2016, Giroud mencetak gol setiap 100 menit, jauh lebih baik ketimbang di level klub yang hanya satu gol setipa 152 menit.

Kendati demikian, para fans The Gunners menuntut pihak klub untuk mendapatkan nama besar untuk mengisi lini depan Arsenal. Namun pertanyaannya, siapakah nama besar yang tersedia di luar sana yang memiliki kemampuan setara dengan Giroud?

Alexandre Lacazette dari Lyon terus dikaitkan dengan Arsenal, namun Lacazette bahkan tidak mampu menggusur Giroud dari starting line-up Prancis. Nama lain adalah Jamie Vardy, yang seperti kita ketahui, memutuskan untuk bertahan bersama Leicester City.

Alvaro Morata dan Romelu Lukaku adalah dua nama besar m88 lain yang juga dikaitkan dengan Arsenal. Namun Morata hanya mencetak 15 gol dari 63 laga musim lalu bersama Juventus, sedangkan Lukaku belum pernah berlaga di Champions League. Pendek kata, tidak banyak striker di bursa transfer yang setara dengan Giroud.

Jika Giroud mampu bersinar bersama Prancis, yang kini harus dipikirkan oleh Wenger adalah bagaimana membuat gaya bermain Arsenal sesuai dengan Giroud. Mungkin dengan mengubah formasi menjadi 4-4-2, mengingat Giroud tampi sangat efektif bersama Antoine Griezmann di lini depan Prancis.

Mendatangkan striker papan atas tentu merupakan hal yang penting bagi Arsenal musim depan, namun striker tersebut seharusnya menjadi partner dari Giroud, bukan menggantikannya. Di usia ke-29 tahun, Giroud sedang berada dalam titik puncaknya dan kepercayaan dirinya meningkat seiring dengan kesuksesan Timnas Prancis.

Jika Arsenal tidak mampu mengkapitalisasi hal tersebut, bukan tidak mungkin para fans The gunners akan menyesal di kemudian hari.